Pengaruh Sensitivitas Inflasi, Bank Size, CapitalAdequacy Ratio Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa

Asiah, Nur (2017) Pengaruh Sensitivitas Inflasi, Bank Size, CapitalAdequacy Ratio Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa. Undergraduate thesis, STIE Perbanas Surabaya.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL ILMIAH.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (433kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (585kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (438kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (557kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of inflation sensitivity, Bank Size, and Capital Adequacy Ratio to lending.The population was a Devisa National Private Commercial Bank (BUSND). theSamples are collected using purposive sampling method is the selection of the sample with certaincriteria and resulted 23 companies become the final sample. Data were collected from financial reportor annual report, then data analyzed by descriptive analysis,classical assumption test, and multiple linear regression analysis to testhypothesis using SPSS 21 for Windows. The result showed that inflation sensitivity ,Bank Size, and Capital Adequacy Ratio simultaneously have influence for lending, partial test showed inflation sensitivity has no influence for lending, bank size has positive influence for lending, capital adequacy ratio has negative influence for lending. Key word :Lending, Inflation Sensitivity, Bank Size, Capital AdequacyRatio. PENDAHULUAN Berkembangnya perekonomian suatu negara sangat bergantung dengan sektor perbankan. Sektor perbankan berkontribusi penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mendukung kelancaran untuk menghimpun dan menyalurkan dana, baik yang berhubungan langsung dengan kredit maupun lainnya. Kredit yang disalurkan oleh bank dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas konsumtif atau pun aktivitas produktif, sedangkan bagi bank kegiatan penyaluran kredit ini memberikan keuntungan berupa bunga yang diperoleh sebagai imbalan atas dana yang telah dipinjamkan. Fenomena yang terjadi pada triwulan III 2016 yang ditulis oleh Arif kamaluddin pada 28 September 2016 menyatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit per akhir Juli 2016 sebesar 7,74 persen, atau melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 8,89 persen. pertumbuhan kredit perbankan tahun 2016 ditargetkan sebesar 11-12

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 600 - TECHNOLOGY > 657 - ACCOUNTING > 657.9 - ACCOUNTING-BANK
Divisions: Bachelor of Accountancy
Depositing User: Magang Magang
Date Deposited: 14 Jan 2020 08:49
Last Modified: 14 Jan 2020 08:49
URI: http://eprints.perbanas.ac.id/id/eprint/6046

Actions (login required)

View Item View Item